About the author

Related Articles

One Comment

  1. 1

    Ian Apokayan

    DEWAN ADAT DAERAH PANIYAI
    Sekretariat: Jl.Uwatawogiyogi, Enagotadi, Paniai

    No : 002/1.1/DADP/2014
    Lamp : —
    Hal : Permohonan untuk membentuk KPP HAM untuk Kasus Penembakan Masyarakat Sipil tgl.
    8 Desember 2014
    Kepada Yang Terhormat:
    Ketua KOMNAS HAM Republik Indonesia
    Di Jakarta

    Dengan hormat,

    Bersama ini kami sampaikan hasil verifikasi ulang mengenai Kasus Penembakan Masyarakat Sipil tgl. 8 Desember 2014 dan permohonan Masyarakat Adat Daerah Paniyai.

    Verifikasi kronologi kejadian
    Pada jam 01.30 Malam.7 Desember 2014, sebuah motor hitam melintasi perbukitan Togokotu, dengan kondisi lampu yg dipadam, persis dipuncak perbukitan Togokotu, Kampung Ipakiye. Paniai Timur, terdapat sebuah Posko Natal, disitu ada beberapa anak, karena lampunya mati anak-anak itu menegur dan meminta untuk menyalahkan lampu, terjadi pertengkaran mulut, mendengar itu, pengendara motor itu mengatakan “kamu tunggu saya panggil kawan-kawan saya” beberapa saat kemudian datang sebuah mobil Toyota Rush kemudian kembali ke lokasi posko natal di Ipakiye, dan melakukan penganiayaan terhadap seorang anak tersebut yang berusia kira-kira 12 Tahun-17 Tahun.

    Pasca penganiayaan tersebut pada pagi hari rombongan masyarakat kampung Ipakiye memalang jalan didepan posko natal untuk meminta agar menghadirkan mobil yang digunakan dan penumpang didalam mobil Toyota Rush serta seorang yang mengendarai motor, masyarakat karena marah membakar mobil Toyota Rush,(Diduga mobil itu yang digunakan semalam untuk menuju ke posko natal) aksi ini ditanggapi dengan aparat kepolisin datang dan mencoba negosiasi dengan masyarakat dipimpin oleh Wakapolres Paniai, dihadapan Wakil Bupati Paniai, Yohanes You, negosiasi tidak dilanjutkan karena dari arah enarotali datang aparat TNI dengan sebuah mobil Pick-up. Pada saat itu Wakapolres Paniai melalui HT memerintahkan kepada semua aparat agar siaga karena ada pihak ketiga (entah siapa yang memberikan informasi) dengan Karena aparat tidak menghadirkanpengemudi motor dan mobil, karena itu masa menuju ke Kota Enarotali yang berjarak 5 KM, untuk mempertanyakan pelaku dan mobil yang digunakan untuk meminta penjelasan Aparat Keamanan, Pada jam 10.00, 8 Desember 2014, masyarakat karena marah pengrusakan mobil Toyota Rush, kemudian mereka berkumpul di lapangan karel gobai, enarotali, dengan menyanyi dan menari, namun upaya itu ditanggapi Aparat Keamanan dengan melakukan penembakan yang dilakukan oleh Gabungan Aparat keamanan (Polisi, Koramil, Kopasus, Paskhas/TNI AU, BIN) untuk melakukan pembubaran masa akibat pembubaran masa dengan penembakan, itu telah menewaskan 5 Orang Masyarakat Sipil/pelajar dan lainnya luka–luka. Korban yang meninggal Luka-luka 17 orang, sedang dalam kondisi kritis 4 orang. Korban yang meninggal adalah:

    1) Yulianus Yeimo, 17 Tahun, Pelajar SMA Negeri Enarotali
    2) Alpius You,,18 Tahun,Pelajar SMK Yamewa Enarotali
    3) Apinus Gobai, 16 Tahun, Pelajar SMA Negeri Paniai Timur
    4) Simon Degei, 17 Tahun,Pelajar SMA YPPGI Enarotali
    5) Saday Yeimo

    Demikian laporan kami. Kami menghargai usaha Komnas HAM yang telah melakukan pengumpulan data awal ke lokasi kejadian dan menyatakan kepada publik bahwa diduga terjadi pelanggaran HAM (Kompas, 18 Desember 2014). Karena itu kami menyatakan agar:

    1. Komnas HAM membentuk Komisi Penyelidik Pelanggaran HAM (KPP HAM) atau Tim Ad Hoc sesuai dengan UU No. 39/1999 tentang Hak Asasi Manusia dan UU No. 26/2000 tentang Pengadilan HAM karena selama ini belum ada kasus kekerasan yang diselesaikan secara independen, menyeluruh dan terbuka;

    2. Komnas HAM menjamin proses pemulihan hak-hak korban selama proses penyelidikan oleh KPP HAM tengah berlangsung;

    3. Komnas HAM bersama Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) memberikan perlindungan kepada para saksi peristiwa.

    Kami juga menegaskan bahwa selama ini Dewan Adat Papua Daerah Paniyai tidak pernah meminta, merencanakanapalagi menyelenggarakan upacara perdamaian dengan pihak manapun dalam kaitan dengan Kasus Penembakan ini.
    Kami berharap agar kasus ini dapat segera ditangani dan atas perhatiannya kami ucapkan banyak terima kasih.

    Enagotadi, 15 Desember 2014
    DEWAN ADAT DAERAH PANIYAI
    KETUA

    JOHN NR GOBAI

    Tembusan:
    1. Ketua Dewan Adat Papua di Jayapura
    2. Gereja-gereja di Papua
    3. Pelapor Khusus PBB tentang Pembunuhan Kilat di Jenewa, Swiss
    4. Bupati Paniai di Madi
    5. Kapolda Papua di Jayapura
    6. Pangdam XVII/ Cenderawasih di Jayapura
    7. Jaringan kerja Dewan Adat Daerah Paniyai

    Reply

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright © 2015 TimikaSatu.com .All Rights Reserved